Material untuk Packing Barang agar Tetap Aman

Punya Toko Online? Ini 4 Material untuk Packing Barang agar Tetap Aman

Untuk Anda yang berkecimpung di dunia online shop, tentu sudah tidak asing lagi dengan kegiatan mengepak barang untuk dikirimkan kepada customer. Ketika pesanan masuk, Anda akan mengambil barang yang dipesan oleh customer di gudang untuk kemudian dikemas sebelum dikirim ke customer yang memesan. Kegiatan ini disebut dengan pick and pack. Pick berarti mengambil stok barang dari gudang atau tempat persediaan. Sedangkan pack berarti mengemas barang sebelum dikirim.

Packing atau pengemasan barang harus diperhatikan dengan baik. Pastikan barang dikemas dengan baik dan aman agar sampai di tangan customer dengan aman pula. Hal ini penting demi kepuasan konsumen Anda.

Material untuk Packing

Agar pengemasan aman, Anda perlu menyesuaikan material packing dengan barang yang akan dikirim. Berikut ini beberapa material yang bisa digunakan berdasarkan jenis barang yang akan dikirimkan.

1.     Amplop

Material pertama yang bisa Anda gunakan untuk packing adalah amplop. Jenis amplop yang digunakan adalah amplop berwarna coklat yang biasa digunakan untuk menyimpan berkas.

Amplop sebaiknya hanya digunakan untuk Anda yang menjual barang yang tidak mudah rusak dan berukuran relatif kecil, misalnya hijab, buku, dan majalah. Agar lebih aman, Anda bisa menambahkan plastik sebagai pelapisnya.

2.     Kardus

Material kedua yang bisa Anda gunakan untuk packing barang adalah kardus. Jenis packing ini termasuk jenis yang paling umum digunakan. Berbagai barang bisa menggunakan kardus sebagai material packing, mulai dari barang fashion seperti sepatu, tas dan alat make up, hingga barang elektronik. Anda yang menjual makanan secara online juga bisa menggunakan kardus untuk packing.

Dalam hal pengemasan, kardus memiliki kelebihan dibandingkan amplop. Kardus lebih tahan terhadap tekanan, guncangan, getaran, dan juga tumpukan. Barang yang Anda kirim akan lebih aman jika dikemas menggunakan kardus.

3.     Bubble wrap

Material ketiga yang paling sering digunakan untuk mengemas adalah bubble wrap. Material ini biasanya ditambahkan pada barang-barang yang rentan rusak saat pengiriman, misalnya saat membeli barang elektronik.

Tidak sedikit para pemilik toko yang menambahkan bubble wrap di etalase toko online mereka agar bisa ditambahkan ketika konsumen ingin pengamanan ekstra dan bubble wrap yang lebih banyak.

Untuk Anda yang menjual barang yang mudah rusak selama proses pengiriman, lebih baik Anda menyediakan bubble wrap dalam jumlah banyak. ketika Anda pick and pack barang, Anda bisa sekalian mengambil material ini untuk packing.

4.     Peti kayu

Material berikutnya adalah peti kayu. Material ini biasanya digunakan untuk mengemas barang-barang pecah belah seperti piring keramik. Tidak jarang juga digunakan untuk mengemas barang elektronik seperti laptop dan handphone. Meskipun jauh lebih mahal, jenis pengemasan dengan peti kayu jauh lebih aman dibanding material-material sebelumnya.

Nah, itulah 4 jenis material yang bisa Anda gunakan untuk mengemas barang. Pemilik toko online tidak akan terlepas dari kegiatan pick and pack. Oleh karena itu, lakukan pengambilan dan pengepakan barang dengan benar agar pembeli puas, tidak kecewa, dan merekomendasikan toko Anda kepada orang lain dengan senang hati.