Ini Dia Sejarah Perkembangan Susu Formula Sudah Seabad Lebih Lamanya

Ini Dia Sejarah Perkembangan Susu Formula Sudah Seabad Lebih Lamanya

Sampai saat ini, susu formula dengan keunggulan apapun hampir tidak dapat menandingi kualitas dari ASI. Kandungan nutrisi dalam ASI yang terdiri dari enzim aktif, sel hidup, hormon, antibodi dan berbagai  komponen menakjubkan lainnya, tidak dapat diduplikasi oleh manusia.

Walaupun ASI lebih unggul, susu formula tetap bisa menjadi pilihan untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan oleh bayi. Terutama, jika ibu tidak mampu memberikan ASI. Jika hal ini terjadi, susu formula dapat menjadi solusinya.

Sejarah Susu Formula yang Menarik dan Wajib untuk Diketahui

Di masa sekarang, pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi semakin mudah didapatkan. Saat bayi tidak mendapatkan suplai ASI yang cukup, ibu masih dapat memenuhinya dengan susu formula. Coba bayangkan puluhan tahun yang lalu, kondisi bayi dapat menjadi kritis hanya karena kekurangan asupan susu.

Beruntungnya, susu formula ditemukan dan berkembang luas sampai saat ini. Sejarahnya pun cukup menarik. Ternyata produk susu ini sudah ada sejak tahun 1800an. Berikut ini sejumlah faktanya.

Sebelum susu formula ditemukan

Pada zaman dahulu, jika seorang bayi tidak dapat disusui ibunya, maka dia akan dicarikan ibu susu yang akan menggantikan peran ibu dalam menyusui. Semua terjadi hingga permulaan tahun 1800an. Ketika anak mulai tumbuh, ia mulai mengkonsumsi susu sapi untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Namun, permasalahan kebersihan dan kurangnya pengetahuan teknologi,  membuat pengolahan susu tidak berkembang.

Penemuan susu formula pada tahun 1800an

Produksi susu formula bubuk dimulai pada 1846 dan mulai dipasarkan pada penghujung tahun 1800-an. Sayangnya, karena harga yang  terlalu mahal, susu tersebut tak mendapat respon yang baik.

Selain itu, susu formula hanya dipandang sebagai asupan penolong bayi yang mengalami kelaparan. Efeknya dapat menggemukkan, tetapi kandungan nutrisinya masih sangat kurang.

Perkembangan susu formula pada tahun 1920

Beberapa perusahaan mulai memproduksi susu formula dengan harga yang terjangkau. Para orang tua juga sudah bertambah paham tentang pentingnya pemberian nutrisi lengkap dengan memberikan jus buah dan minyak ikan pada anak mereka. Pada tahun tersebut, penggunaan susu formula pun meningkat.

Perkembangan susu formula pada tahun 1930 – 1970

Sirup jagung ditambahkan ke dalam susu formula untuk suplemen karbohidrat pada tahun 1930. Terdapat pula penambahan vitamin D ke dalamnya yang membuatnya semakin diminati.

Pada tahun 1970-an, komposisi susu formula semakin lengkap. Orang tua pun berkompetisi  memberikan produk terbaik kepada bayinya.  Namun, sanitasi yang kurang memadai membuat susu formula terkontaminasi sehingga berdampak buruk pada kesehatan bayi.

Pada sekitar tahun 1977 pun gerakan menyusui pun mulai diserukan kembali untuk mengurangi pemakaian susu formula yang kurang tepat saat itu.

Perkembangan susu formula sampai saat ini

Sedari tahun 1980 hingga saat ini,  para pakar kesehatan selalu menekankan bahwa pemberian ASI kepada bayi baru lahir sampai usia enam bulan sangat baik. Selama rentang usia tersebut, ibu wajib memberikan ASI eksklusif dan dapat diteruskan sampai anak berusia 2 tahun. Lengkapi pula dengan makanan pendamping ASI (MPASI) untuk nutrisi sempurna.

Itulah sejarah tentang susu formula yang cukup menarik. Nah, jika Anda masih penasaran dengan fakta susu formula lainnya, kunjungi saja situs  https://parenting.orami.co.id.