6 Indikasi Penting yang Menentukan Kapan Harus Ganti Oli Mobil

6 Indikasi Penting yang Menentukan Kapan Harus Ganti Oli Mobil

Oli berguna untuk melindungi dan menjaga performa mesin kendaraan sehingga perlu dirawat. Apabila sudah memunculkan tanda-tanda perlu ganti oli mobil, maka jangan dibiarkan karena akan mempercepat kerusakan komponen. Sekalipun mobil jarang digunakan, Anda tetap harus ganti oli di rumah atau di bengkel terpercaya. Lalu, apa saja indikasi oli harus diganti?

Beberapa Indikasi Mobil yang Harus Ganti Oli

  1. Mesin Memiliki Suara yang Kasar

Salah satu tanda harus ganti oli mobil adalah munculnya suara berisik saat mesin dipanaskan. Suara tersebut bersumber dari ratusan bantalan mesin (bearing) yang memuai dan saling bergesekan. Penyebab utamanya adalah oli yang tidak kunjung diganti sehingga kotoran menumpuk dan terbawa oleh oli. Alhasil, kotoran akan menggesek permukaan bearing dan memicu suara yang semakin berisik.

  1. Warna Oli Berubah

Cairan oli yang masih bagus biasanya memiliki warna yang cerah, jernih, agak kemerahan, dan bertekstur lengket saat disentuh. Apabila warnanya berubah menjadi coklat agak kehitaman dan keruh, maka tandanya harus segera diganti. Perubahan warna tersebut akan mempengaruhi kemampuan oli dalam melumasi mesin sehingga performa kendaraan menjadi menurun.

  1. Mesin Mengalami Akselerasi yang Lemah

Tidak hanya bunyi gaduh, tanda mobil Anda harus ganti oli adalah saat akselerasinya melemah. Hal tersebut akan Anda rasakan saat menginjak pedal gas berulang kali namun repons mesin sangat lambat, bahkan kadang tidak mau hidup. Akselerasi yang melemah berhubungan dengan gesekan komponen yang intensitasnya semakin meninggi.

  1. Sudah Mencapai Batas Jarak Tempuh dan Lama Pemakaian

Penggantian oli yang dianjurkan adalah saat mobil sudah memiliki jarak tempuh dalam kisaran 4000 km hingga 6000 km. Apabila berdasarkan lama pemakaian, penggantian oli sebaiknya dilakukan saat mobil sudah dipakai selama 6 bulan untuk setiap 5000 km. Namun, khusus mobil yang sering nganggur, oli tetap harus diganti setelah 6 bulan walaupun belum mencapai jarak tersebut.

  1. Lampu Indikator Menyala

Beruntung apabila mobil Anda dilengkapi dengan lampu indikator oli. Alasannya, lampu indikator akan menyala saat tekanan pada oli terdeteksi menurun. Apabila oli tidak segera diganti, maka secara otomatis mesin akan mati.

  1. Oli Berada di Bawah Batas Standar

Pastikan mengecek stick level oli saat mesin dalam keadaan dingin. Apabila oli berkurang jauh dari batas standar, maka tambahkan cairan baru secukupnya tanpa melebihi batas maksimal.

Cara Ringkas Ganti Oli Mobil Sendiri

  1. Beli Oli yang Pas dan Siapkan Peralatan

Langkah awal untuk ganti oli mobil adalah memilih jenis oli yang sesuai dengan teknologi mesin mobil. Anda bisa mengeceknya di buku manual bawaan pabrikan. Selanjutnya, siapkan peralatan yang dibutuhkan, misalnya dongkrak khusus untuk mobil yang memiliki ground clearance rendah. Alat lainnya adalah kunci pas untuk membuka baut, corong untuk menuangkan oli, dan baskom.

  1. Panaskan Mobil dan Buka Kenop Oli

Terlebih dahulu panaskan mesin mobil hingga mencapai suhu yang hangat. Tujuannya adalah agar terjadi sirkulasi oli sehingga kotoran yang menumpuk akan ikut terbuang saat oli diganti. Lalu, buka bagian kap mesin dan kenop mobil kemudian lanjutkan menuangkan oli secara perlahan. Udara yang masuk ke dalam kap mesin juga akan memperlancar pembuangan cairan oli.

  1. Buka Baut Pembuangan dan Ganti Filter

Langkah berikutnya saat ganti oli mandiri adalah membuka baut pembuangan yang berada di bawah blok mesin. Jangan lupa letakkan baskom untuk menampung oli buangan. Saat pembuangan berlangsung, hindari menyemprotkan kompresor untuk mempercepat prosesnya. Lanjutkan dengan mengganti filter oli saat cairan oli bekas sudah benar-benar terbuang. Filter yang baru akan lebih optimal menyaring kotoran.

  1. Tuang Cairan Oli yang Baru dan Tutup Kenop

Terakhir, tuangkan oli baru menggunakan corong agar tidak berceceran. Jangan lupa cek stik pengukur oli untuk melihat apakah oli sudah menyentuh batas normal yaitu garis kedua. Apabila menyentuh garis ketiga, tandanya cairan terlalu berlebihan. Kemudian, tutup kenop oli dan panaskan mobil sebentar agar memicu sirkulasi.

Bagi yang tidak ingin repot ganti oli mobil sendiri, maka alternatif terbaik adalah menggunakan layanan dari montir.id yang bisa datang langsung ke lokasi Anda. Pelayanan lain yang diberikan yaitu konsultasi gratis, servis secara berkala, detailing interior dan eksterior mobil, ganti sparepart, dan layanan servis darurat 24 jam. Garansi pelayanan akan diberikan selama 3 bulan.

Booking dilakukan secara online, dan Anda bisa memilih jadwal sesuai keinginan. Penawaran harga yang diberikan pun sangat menarik, bahkan 30% lebih murah dibandingkan dengan harga standar bengkel. Servis akan dikerjakan oleh mekanik handal yang profesional sehingga pekerjaannya dijamin cepat dan memuaskan.